SEMUA BANGUNAN WAJIB MEMILIKI IMB

By 10 Feb 2017, 21:33:58 WIBBerita DPMPTSP

Setiap bangunan di Kota Kupang harus memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). IMB merupakan bentuk persetujuan secara tertulis dari pemerintah kepada perorangan dan atau badan hukum meliputi aspek keuangan, teknis dan legalitas hukum dalam melaksanakan kegiatan pembangunan. Hal itu disampaikan Sekretaris BPPT Kota Kupang Agustina M. E. Saudale, baru-baru ini. Agustina menjelaskan, sasaran IMB tidak hanya untuk bangunan tempat tinggal tetapi juga bangunan lain. Termasuk di antaranya adalah menara dan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Jadi sasaran atau objek IMB adalah bangunan rumah tinggal dan gedung baik swsta, masyarakat umum, maupun pemerintah. Selain itu pagar, menara dan SPBU, terangnya. Tata cara pengurusan IMB kata Agustina yakni menyerahkan advice plan, mengisi dan menandatangani formulir permohonan, menyerahkan gambar rencana bangunan, perhitungan konstruksi bangunan khusus bangunan berlantai satu, bestek bangunan khusus bangunan swasta atau pemerintah berlantai dua atau lebih serta membuat surat pernyataan tunduk pada Perda Tentang Penataan Bangunan. Selain itu menyerahkan surat kesepakatan bersama tetangga bila bangunan dibangun tepat atau berhimpit dengan batas tanah tetangga, surat pernyataan bersedia membuat lubang peresapan di halaman rumah, fotocopy KTP, fotocopy sertifikat tanah / gambar situasi, surat keterangan pendaftaran tanah dari BPN Kota Kupang, surat keterangan atau pengantar dari Lurah yang disahkan Camat, materai Rp. 6.000.- sebanyak dua lembar, serta UKL-UPL atau Amdal lain untuk bangunan pariwisata, bangunan kesehatan dan bangunan khusus lainnya. Semua persyaratan dimasukan dalam map snelhekter dengan ketentuan: warna kuning untuk Kecamatan Alak, Hujau untuk Kecamatan Maulafa, Merah Kecamatan Oebobo dan Kota Raja, serta biru untuk Kecamatan Kelapa Lima dan Kota Lama, bebernya. Masa berlaku IMB sepanjang bangunan tersebut berdiri dan tidak ada perubahan, baik luasan maupun funsinya. Untuk biayanya, tambah Agustina: untuk retribusi IMB 0,2 % x koofisien bangunan x harga bangunan. Selain itu biaya sempadan bangunan sebesar Rp. 10.000.- dan biaya administrasi sebesar Rp. 1.000.-. Sementara jangka waktu pengurusannya selama 14 hari atau dua minggu. (Ivan/Yofri/Jeso)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar Anda

Online Support (Chat)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Apakah Website ini Berguna Untuk Anda?
  Ya
  Tidak

Komentar Terakhir

  • avatar-1

    jelly gamat sirup obat

    Terima kasih atas berita anda sangat aktual dan berimbang selamat sehat dan baik ...

    View Article
  • avatar-1

    Reviews of essay writing service

    This blog usually inspires me loads too take new teaching from right here!I will ...

    View Article
  • avatar-1

    cara menghilangkan benjolan di vagina

    com/halkomentar semua berita 21 september 2015 ...

    View Article